Layanan studi intrusi air laut, monitoring geolistrik air tanah, pemantauan sumur pantau IPAL, analisis sebaran pencemaran tanah, dan jasa pembuatan sumur pantau dalam satu alur kerja. Untuk pengujian kualitas air limbah, lihat juga jasa uji air limbah COD, BOD, TSS.
Konsultan lingkungan lulusan ITS bekerja dari data bawah permukaan, bukan dari dugaan di atas permukaan.
Kami tidak menampilkan logo klien, jumlah pelanggan, atau klaim penghargaan pada halaman ini. Yang tercantum hanyalah metode kerja, dasar regulasi, dan komitmen proses. Untuk gambaran perusahaan, lihat company profile LIMBATERA.
Angka pada bagian ini berasal dari literatur akademik dan regulasi umum, bukan hasil proyek kami dan bukan klaim kinerja perusahaan. Tabel berikut merangkum rentang resistivitas yang lazim dipakai untuk membedakan air tawar, air asin, dan zona tercemar.
| Material | Resistivitas (Ωm) |
|---|---|
| Air laut | sekitar 0,2 |
| Air tanah tawar (rentang literatur) | 0,5 sampai 300 |
| Air tanah tawar pada studi akuifer dangkal | 30 sampai 100 |
| Pasir dan kerikil mengandung air asin | 0,5 sampai 5 |
| Lindi hasil rembesan TPA | di bawah 10 |
| Aspek | Studi Terpadu dengan Survei | Bor dan Uji Tanpa Survei |
|---|---|---|
| Dasar penentuan titik | Survei geolistrik dan data sumur | Menebak atau mengikuti lokasi yang mudah dijangkau |
| Bukti sebaran | Penampang resistivitas dan peta anomali | Hanya contoh air dari satu titik |
| Posisi sumur pantau | Hulu dan hilir sesuai arah aliran | Tidak mewakili arah aliran |
| Dokumentasi | Laporan tertulis per lintasan dan sumur | Sulit dipertanggungjawabkan saat verifikasi |
| Tindak lanjut | Rekomendasi berdasarkan sebaran | Penanganan tidak terarah |
Survei geolistrik memberi gambaran tidak langsung, sehingga hasilnya tetap dikonfirmasi dengan pengeboran dan uji laboratorium.
Intrusi air laut adalah masuknya air asin ke akuifer air tawar di daratan. Salah satu ukuran sederhananya adalah hubungan Ghyben-Herzberg: kedalaman batas air tawar dan air asin kira-kira 40 kali tinggi muka air tanah di atas muka laut. Bila muka air tanah hanya 0,5 meter di atas laut, batas teoretisnya sekitar 20 meter, dan pada 1 meter menjadi sekitar 40 meter. Penurunan muka air tanah akibat pemompaan berlebih dengan cepat menggeser batas tersebut ke atas, sehingga sumur dangkal lebih dulu terasa payau.
Geolistrik resistivitas bekerja dengan menginjeksikan arus melalui dua elektroda dan mengukur beda potensial pada elektroda lain. Air asin dan cairan tercemar bersifat lebih konduktif, sehingga resistivitasnya turun. Konfigurasi yang umum dipakai adalah Wenner, Schlumberger, dan Wenner-Schlumberger, dengan pengolahan inversi untuk menghasilkan penampang 2D. Metode ini tidak merusak tanah, tetapi tafsirnya harus dikalibrasi dengan data sumur karena lempung jenuh air juga dapat memberi resistivitas rendah.
Sumur pantau adalah sumur yang dibuat khusus untuk mengamati muka air dan kualitas air tanah, bukan untuk diambil airnya. Pada kegiatan pemanfaatan air limbah ke tanah, ketentuan teknis meminta sumur pantau mewakili sisi hulu dan hilir, dengan parameter berupa kedalaman muka air dan parameter fisika-kimia yang selaras dengan air limbah. Untuk pengusahaan air tanah, aturan Kementerian ESDM Nomor 14 Tahun 2024 memuat ketentuan pembangunan sumur pantau, antara lain rasio satu sumur pantau untuk setiap sumur bor atau gali kelima. Persyaratan pada izin masing-masing usaha tetap perlu dicek.
Untuk menilai hasil laboratorium, Pedoman Penentuan Status Mutu Air dalam Kepmen LH Nomor 115 Tahun 2003 memakai indeks pencemaran (IP). Tabel berikut menunjukkan kategorinya. Pada satu studi TPA di Purworejo, IPAL dilaporkan telah memenuhi baku mutu, tetapi BOD dan COD pada outlet masih tinggi sehingga tetap perlu dipantau, dan sumur warga tidak dapat dipakai sebagai sumur pantau pembanding hulu dan hilir.
| Nilai indeks pencemaran (IP) | Status mutu |
|---|---|
| 0 sampai 1,0 | Memenuhi baku mutu (kondisi baik) |
| lebih dari 1,0 sampai 5,0 | Cemar ringan |
| lebih dari 5,0 sampai 10 | Cemar sedang |
| lebih dari 10 | Cemar berat |
Mengenai biaya, tidak ada angka baku karena harga ditentukan panjang lintasan, jumlah titik, kedalaman bor, kondisi geologi, jarak lokasi, dan jumlah parameter uji laboratorium. Karena itu penawaran disusun setelah konsultasi. Data air tanah juga berkaitan dengan pengelolaan limbah pada umumnya, misalnya IPAL industri Surabaya dan pengujian air limbah, sehingga hasil pemantauan bisa dibaca bersama data outlet IPAL.